Pengembangan SMK Berbasis Keunggulan Wilayah (Penyelarasan Kurikulum untuk mewujudkan Kurikulum yang Link & Macth dengan Dunia Usaha & Industri)

 

Sinergi antara dunia pendidikan dengan dunia riil di masyarakat sangat dibutuhkan. Pengetahuan dan keterampilan yang dikembangkan di sekolah perlu juga dikembangkan di tengah-tengah masyarakat agar relevan dan sinergis dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri. Dengan harapan pendidikan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, baik dari sisi pengetahuan maupun penyelesaian masalah kontekstual yang dihadapi sehari-hari. Selama ini pendidikan belum bisa memenuhi semua tuntutan masyarakat, terutama bidang keterampilan hidup sesuai kondisi lokal hidup siswa. Materi pembelajaran sering tidak sejalan dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Konsekuensinya, setelah lulus sekolah siswa tidak bisa langsung menerapkan teori yang didapatkan dari sekolah.

SMK Neg. 1 kendari sebagai salah satu sekolah penerima bantuan Pengembangan SMK berbasis Keunggulan Wilayah mencoba menggagas guna mencari model pembelajaran yang baik, dengan melibatkan semua unsur terkait baik dari fasilitator pemerintah maupun dari pihak dunia usaha dan industri.

Keunggulan lokal di sini dapat diartikan segala potensi dan karya di suatu daerah yang menjadi karakteristik daerah tersebut. Keunggulan lokal ini juga berarti sumberdaya (resources) alam dan manusia yang terdapat di suatu daerah. Keunggulan lokal ini merupakan paduan dari pengetahuan, keterampilan, kemandirian, dan kemampuan untuk menyesuaikan pendidikan dengan kondisi aktual di setiap daerah. Hal ini di sampaikan oleh DRS. ALI KOUA saat membuka kegiatan ini di Aula SMKN 1 Kendari (minggu,8/9/2018)  Sehingga pembelajaran menjadi aktual dan mengarah pada pemecahan masalah yang dihadapi masyarakat setempat. Alhasil Output dari kegiatan ini adalh bagaimana mutli skill  siswa akan cepat diterima masyarakat, karena keterampilan yang dimiliki bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, model pembelajaran sekolah berbasis keunggulan lokal ini harus banyak dilakukan dalam bentuk praktek dan bekerjasama dengan dunia usaha.